Showing posts with label it. Show all posts
Showing posts with label it. Show all posts
Saturday, August 20, 2016
6 Peristiwa Penting Dalam Dunia IT
6 Peristiwa Penting Dalam Dunia IT
1. Yahoo Melewatkan Facebook

Tahukah Anda kalau Mark Zuckerberg pernah nyaris menjual hak kepemilikan Facebook kepada Yahoo? Tahun 2006, Yahoo melihat potensi Facebook cukup besar untuk dijadikan lawan MySpace. Mereka sempat menawarkan uang sebesar US$ 1 miliar kepada Mark. Namun saat akuisisi nyaris terjadi, tiba-tiba Yahoo mengalami penurunan saham sampai 22 persen. Reaksi Yahoo? Bernegosiasi menurunkan tawaran harga kepada Mark menjadi US$ 800 juta saja. Jelas dirinya menolak dan akhirnya memutuskan untuk membesarkan Facebook sendirian.
2. Real Networks Menolak iPod
2. Real Networks Menolak iPod

iPod, pemutar file multimedia paling populer saat ini, ternyata pernah ditolak konsepnya oleh Philips dan Real Networks. Tepatnya tahun 2000, Tony Fadell menawarkan konsep pemutar MP3 mungil, bergaya, dan menyediakan content-delivery system yang memudahkan pengisian musik, bernama Pod.
Hanya Apple yang mau menerima proposal Fadell dan memproduksi peranti yang kita kenal sebagai iPod serta content-delivery system bernama iTunes. Saat ini iTunes mendominasi 80% pasar musik digital berbayar di dunia. Kabar Real Networks? Dengan RealPlayer-nya, pendapatan mereka per tahun hanya segelintir dibanding penghasilan Apple dari iTunes saja, belum ditambah penjualan iPod.
3. IBM Mengatrol Microsoft
Hanya Apple yang mau menerima proposal Fadell dan memproduksi peranti yang kita kenal sebagai iPod serta content-delivery system bernama iTunes. Saat ini iTunes mendominasi 80% pasar musik digital berbayar di dunia. Kabar Real Networks? Dengan RealPlayer-nya, pendapatan mereka per tahun hanya segelintir dibanding penghasilan Apple dari iTunes saja, belum ditambah penjualan iPod.
3. IBM Mengatrol Microsoft

Tahun 1980 IBM sedang mengerjakan proyek PC pertama dan mencari perusahaan perangkat lunak yang bisa menyediakan disc operating system (DOS). Awalnya mereka meminta bantuan Gary Kildall dari Digital Research, pembuat sistem operasi CP/M.
Namun negosiasi tidak berjalan mulus sehingga akhirnya IBM beralih kepada duo Bill Gates dan Paul Allen yang memiliki program Microsoft DOS. Kontrak pun terjalin dan IBM menuai sukses besar, sekaligus mengangkat nama Microsoft. Jika saja Kildall mau menerima tawaran IBM, mungkin perusahaannya-lah yang bakal meraksasa seperti Microsoft saat ini.
4. Xerox Alto Dicuri Apple
Namun negosiasi tidak berjalan mulus sehingga akhirnya IBM beralih kepada duo Bill Gates dan Paul Allen yang memiliki program Microsoft DOS. Kontrak pun terjalin dan IBM menuai sukses besar, sekaligus mengangkat nama Microsoft. Jika saja Kildall mau menerima tawaran IBM, mungkin perusahaannya-lah yang bakal meraksasa seperti Microsoft saat ini.
4. Xerox Alto Dicuri Apple

Vendor Xerox mengembangkan sebuah komputer pertama yang memakai window-based GUI. Komputer yang ada sebelumnya hanya mengandalkan teks sebagai operasionalnya. Diberi nama Alto, komputer ini sudah dilengkapi tetikus, jaringan ethernet, dan penyunting teks WSYIWYG (what you see is what you get). Namun saat diluncurkan tahun 1973, pasar konsumen PC belum terbentuk.
Akibatnya Xerox hanya mendistribusikan Alto ke beberapa universitas secara gratis. Nah, tahun 1979, Steve Jobs mengunjungi Xerox PARC, tempat pengerjaan Alto. Saat melihat komputer ini, ia langsung terinspirasi dan kemudian mengimplementasikan banyak fitur utama Alto ke dalam Lisa dan Mac, dua PC yang sedang perusahaannya kembangkan. Ternyata Mac sangat laris manis, sementara Xerox yang akhirnya mengikuti dengan memasarkan Xerox Star (berbasis teknologi Alto) sudah terlambat masuk pasar.
5. Google Sebelum Google
Akibatnya Xerox hanya mendistribusikan Alto ke beberapa universitas secara gratis. Nah, tahun 1979, Steve Jobs mengunjungi Xerox PARC, tempat pengerjaan Alto. Saat melihat komputer ini, ia langsung terinspirasi dan kemudian mengimplementasikan banyak fitur utama Alto ke dalam Lisa dan Mac, dua PC yang sedang perusahaannya kembangkan. Ternyata Mac sangat laris manis, sementara Xerox yang akhirnya mengikuti dengan memasarkan Xerox Star (berbasis teknologi Alto) sudah terlambat masuk pasar.
5. Google Sebelum Google
Medio 1990-an ketika perang antarmesin pencari masih berimbang antara Yahoo, Altavista, dan Lycos, ada satu yang mencuat ke permukaan. Open Text Web Index namanya. Mirip Google saat ini, Open Text dikenal karena kecepatan respon, akurasi, dan komprehensif. Tahun 1995, arsitektur Open Text bahkan dibeli Yahoo untuk diterapkan dalam mesin pencariannya.
Namun dua tahun berselang, pemilik Open Text memutuskan berpindah haluan ke sektor content management system untuk enterprise. Padahal tahun 1998, Google baru diluncurkan. Jika saja Open Text (dan Yahoo) tetap bermain di teknologi mesin pencari, mungkin saat ini merekalah yang memimpin pasar. Sayang, mereka tak menyadari besarnya industri mesin pencari pada masa seperti sekarang ini.
6. Microsoft Menyelamatkan Apple
Namun dua tahun berselang, pemilik Open Text memutuskan berpindah haluan ke sektor content management system untuk enterprise. Padahal tahun 1998, Google baru diluncurkan. Jika saja Open Text (dan Yahoo) tetap bermain di teknologi mesin pencari, mungkin saat ini merekalah yang memimpin pasar. Sayang, mereka tak menyadari besarnya industri mesin pencari pada masa seperti sekarang ini.
6. Microsoft Menyelamatkan Apple

Tahun 1997 adalah tahun kebangkitan Apple. Dalam kondisi krisis keuangan akibat Mac-nya kalah bersaing dengan Power Computing dan Radius, mereka terancam berhenti produksi. Untungnya, datang bantuan yang tak disangka-sangka: Microsoft. Tanpa diduga mereka bersedia membeli saham Apple sebesar US$ 150 juta, relatif cukup untuk memperpanjang nafas.
Steve Jobs, sebagai negosiator dalam perundingan dengan pihak Microsoft, akhirnya ditunjuk sebagai CEO Apple. Kemudian lewat tangan dinginnya, Apple kini malah mampu menandingi Microsoft sang juru penolong dalam kompetisi bisnis TI.
Steve Jobs, sebagai negosiator dalam perundingan dengan pihak Microsoft, akhirnya ditunjuk sebagai CEO Apple. Kemudian lewat tangan dinginnya, Apple kini malah mampu menandingi Microsoft sang juru penolong dalam kompetisi bisnis TI.
Pakar IT termuda di Microsoft
Pakar IT termuda di Microsoft
Seorang bocah sembilan tahun asal India yang menjabat sebagai spesialis teknologi di Microsoft. Posisi terpenting di Microsoft Certified Technology Specialist (MCTS) ini menjadikan Pranav Kalyan sebagai pria paling muda di tubuh raksasa pengembang softwaredan hardware tersebut.
Dilansir Serbanyampur, Pranav Kalyan, pelajar dari Willow Elementary School, California, merampungkan ujian MCTS di ASP.NET Framework 3.5 pada Januari 2012.
Ketika balita, Pranav lebih tertarik pada komputer ketimbang mainan, ungkap Kalyan Kumar, ayah dari Pranav yang lahir di Madurai dan menetap di California.
Ia mengatakan, Pranav mampu memecahkan masalah dalam hitungan diferensial dan hitungan integral. Efisiensinya dalam matematika membantunya menulis program, imbuhnya.
Pranav mengungkapkan bahwa ia bercita-cita menjadi seorang ilmuwan. Saya telah diperkenalkan ke dunia komputer ketika saya berusia 2 tahun, tutur Pranav.Pranav menemukan bahwa ia menyukai bidang matematika dan tertantang untuk dapat memecahkan masalah rumit. Sehingga, dengan kegemarannya dalam bidang hitung-menghitung, dapat mendukungnya dalam menulis program komputer yang memerlukan keterampilan logika.
Di usia 6 tahun, Pranav mulai menulis program HTML sederhana dan mempersiapkan dirinya selama 18 bulan terakhir. Saya menghabiskan setidaknya delapan jam sehari di pemrograman komputer selama liburan, terangnya.
Pranav memiliki daftar nama yang menginspirasi dirinya untuk menjadi seorang profesional. Daftar nama tersebut antara lain Manivannan, seorang insinyur di SAGE, Amerika Serikat, yang memperkenalkan dirinya ke dunia komputer di usianya yang masih menginjak 3 tahun.
Pranav juga menyebut Nadhiya, yang mengakui kemampuan matematikanya serta mendorong dan memotivasi dirinya untuk mengejar sertifikasi MCTS. Selain dua figur tersebut, Pranav juga dibantu oleh kolega dari pihak ayahnya di Bank of America, yang memfasilitasi Pranav untuk meraih jabatannya saat ini.
Pranav juga pernah berpartisipasi dalam kompetisi Math Bee tingkat nasional, yang didukung oleh North South Foundation, Amerika Serikat. Ia mengikuti kompetisi matematika tersebut ketika berusia tujuh tahun.
Tidak hanya jenius dalam soal hitung-menghitung, Pranav juga aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler dan memenangkan turnamen catur antar sekolah selama dua kali berturut-turut.
Computer Professional, K. Rajesh mengakui kemampuan luar biasa yang dimiliki Pranav. Untuk seorang profesional komputer ASP.NET tidaklah begitu sulit. Namun, untuk seorang anak usia sembilan tahun, ini menandakan upaya sang anak memiliki kemampuan logis dan penalaran, tutur Rajesh.
Lebih lanjut Rajes mengatakan, tidak semua orang bisa mendapatkan sertifikasi Microsoft. Sertifikasi tersebut hanya bisa didapat bagi mereka yang berhasil menyelesaikan pertanyaan rumit.
sumber:unic
Subscribe to:
Posts (Atom)